Mengenal Apa Itu ASN dan Perbedaannya dengan PNS

Setiap Warga Negara Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi Aparatur Sipil Negara. Hampir sebagian besar masyarakat ingin menjadi ASN dan mengabdi untuk menjadi aparatur negara dan mengabdi untuk bangsa.

Namun, siapakah aparatur negara dimaksud, apa itu ASN atau PNS?

Meski sama-sama bekerja dan mengabdi untuk negara, ternyata ada perbedaan pada kedua istilah ini yang jarang diketahui oleh masyarakat. Tak hanya perbedaan dalam artian makna, Anda juga perlu mengetahui, apakah juga terdapat perbedaan hak dan kewajiban di antara keduanya?

Mengenal Perbedaan ASN dan PNS, Hak dan Kewajibannya

Mengenal Perbedaan ASN dan PNS, Hak dan Kewajibannya

1. Perbedaan ASN dan PNS

ASN adalah seluruh profesi yang dimiliki Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan juga para pegawai pemerintah yang telah melakukan perjanjian atau kontrak kerja (PPPK) pada instansi pemerintah dan/atau dipekerjakan untuk berbagai instansi milik negara atau pemerintahan.

Jadi, ASN dapat dibedakan menjadi dua kategori berbeda, yaitu :

  • PNS; dan
  • PPPK.

Dari sini, dapat dipahami bahwa PNS sudah tentu bagian dari ASN, tetapi ASN belum tentu PNS.

ASN yang masuk Kategori PNS

Lalu, siapa saja yang termasuk PNS?

PNS adalah WNI yang berdasarkan atas syarat-syarat yang berlaku, telah diangkat dan ditetapkan sebagai pegawai atau bagian dari ASN oleh pejabat, yang berfungsi sebagai pembina kepegawaian, dengan tujuan menjabat suatu posisi di pemerintahan dan bersifat permanen.

ASN yang masuk kategori PPPK

Sementara PPPK atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, yang merupakan WNI berdasarkan atas syarat-syarat yang berlaku.

PPPK yang telah diangkat untuk jangka waktu tertentu — sebagai pegawai atau bagian dari ASN — bertugas untuk melakukan pekerjaan pemerintahan tertentu yang bersifat tidak permanen (berdasarkan perjanjian kerja saja).

Sekilas, kedua golongan ASN ini memiliki kesamaan yang melekat. Pada dasarnya, ASN baik itu PNS maupun PPPK, merupakan pegawai yang sama-sama mengabdi untuk negara. Hanya saja, perjanjian jangka waktu bekerja di antara keduanya, berbeda. PNS bersifat permanen, sementara PPPK bersifat kontrak atau jangka waktu.

2. Hak ASN

Persamaan Hak PNS dan PPPK

Pertama, hak yang diperoleh ASN, baik itu PNS ataupun PPPK ternyata cenderung sama, keduanya sama-sama memperoleh gaji dan tunjangan berdasarkan ketentuan undang-undang yang diberlakukan untuk ASN.

Kedua, selain gaji dan tunjangan, PNS dan PPPK memiliki hak yang sama untuk mengambil cuti.

Ketiga, PNS dan PPPK juga memungkinkan untuk mendapatkan kesempatan pengembangan kompetensi. Pengembangan kompetensi tersebut dilakukan dalam rangka mencapai sebuah tujuan.

Adapun tujuan dari pengembangan kompetensi diri adalah untuk mendukung dan memutakhirkan kemampuan dan keterampilan ASN sehingga dapat mendukung kelancaran proses pelaksanaan tugas di waktu mendatang.

Keempat, PNS dan PPPK juga sama-sama diberikan fasilitas perlindungan.

Perbedaan Hak PNS dan PPPK

Meski banyak persamaan, ternyata ada satu hal yang membedakan diantara keduanya, yaitu program jaminan pensiun, sekaligus jaminan hari tua.

Hak berupa program jaminan hari tua serta pensiun inilah yang tidak didapatkan oleh pegawai ASN kategori PPPK. Hal ini disebabkan karena PNS merupakan ASN yang diangkat sebagai pegawai negeri dengan perjanjian kerja permanen, sementara PPPK, diangkat hanya untuk jangka waktu tertentu.

Hak PNSHak PPPK
1. Gaji dan tunjangan;
2. Cuti;
3. Pengembangan kompetensi;
4. Perlindungan;
5. Jaminan pensiun dan jaminan hari tua.
1. Gaji dan tunjangan;
2. Cuti;
3. Pengembangan kompetensi;
4. Perlindungan.

3. Kewajiban ASN

Sebagai sesama Aparatur Sipil Negara, tentunya PNS dan PPPK tetap memiliki kewajiban yang sama.

Berikut ini rincian kewajiban dari ASN:

  1. Taat dan berperilaku setia terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Pemerintah;
  2. Bersedia untuk ditempatkan atau dipindahtugaskan di seluruh bagian NKRI;
  3. Menerapkan setiap kebijakan yang telah diatur dan dirumuskan oleh berbagai pejabat pemerintah;
  4. Melaksanakan kewajiban dan tugas dinas;
  5. Menjaga bersama-sama persatuan dan juga kesatuan bangsa;
  6. Melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
  7. Menerapkan integritas serta keteladanan dalam berperilaku, bersikap, dan bertindak.

https://id.wikipedia.org/wiki/Aparatur_Sipil_Negara

Karena PNS memiliki keterjaminan hidup yang lebih pasti, maka tak keran banyak orang yang memilih PNS ketimbang PPPK.

Dengan diangkat sebagai PNS, maka bisa dipastikan bahwa selama tidak melanggar peraturan yang berlaku, Anda akan terus bekerja untuk negara sampai pensiun.

Demikian artikel Mengenal Apa Itu ASN dan Perbedaannya dengan PNS.

Semoga bermanfaat…!



ARTIKEL TERKAIT
About PortalKPPN 138 Articles
Unofficial Mekanisme Perbendaharan dan Pencairan Dana APBN. Baca : Disclaimer!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.