Cara Input Data PPNPN Pada Aplikasi SAS | portalkppn.com – Dengan diterbitkannya Perdirjen Nomor PER-31/PB/2016 tentang Tata Cara Pembayaran PPNPN, maka terhitung sejak bulan Agustus 2016, satuan kerja wajib menggunakan Aplikasi SAS untuk melakukan pembayaran PPNPN.

Pada tulisan sebelumnya, kita sudah membahas tentang Langkah Awal Seting Aplikasi PPNPN. Kali ini kita akan membahas tentang Cara Input Data PPNPN pada Aplikasi SAS.

Cara Input Data PPNPN

  1. Login dengan level PPK pada Aplikasi SAS.
  2. Dari Menu PPNPN » RUH PPNPN/Keluarga/SK.
    ppnpn
  3. Klik Add, kemudian isi data PPNPN pada kolom yang tersedia.
    ppnpn
    Kolom pengisian terdiri dari 3 bagian :
    ppnpn

    • Bagian I adalah Data PPNPN (wajib diisi);
    • Bagian II adalah data SK dan penghasilan PPNPN (wajib diisi);
    • Bagian III adalah data keluarga PPNPN (wajib diisi jika statusnya Kawin);
  4. Setelah melakukan perekaman pada ketiga bagian di atas, klik Open Data Rekening untuk pengisian data rekening PPNPN.
    ppnpnData rekening ini diperlukan untuk pembuatan SPM LS yang pembayarannya langsung ke rekening PPNPN yang bersangkutan. Jika sudah, klik OK.
  5. Setelah semua data selesai diisi, klik tombol Save.

Keterangan :
Pada kolom kedudukan terdapat 3 (tiga) referensi kedudukan yaitu:

  1. Aktif-BPJS :
    Untuk pegawai berstatus aktif dan dikenakan potongan BPJS (baik yang sudah mempunyai kartu BPJS maupun belum, baik yang menanggung BPJS ataupun tertanggung BPJS).
  2. Aktif-nonBPJS :
    Untuk pegawai berstatus aktif namun tidak dikenakan potongan BPJS (contoh: pensiunan PNS yang kemudian menjadi PPNPN. Iuran BPJS sudah ditanggung oleh negara karena statusnya pensiunan sehingga sebagai PPNPN dia tidak perlu membayar iuran BPJS).
  3. Nonaktif :
    Untuk pegawai yang diberhentikan atau tidak dimasukkan ke dalam daftar nominatif.

Khusus kasus dimana PPNPN terdiri dari satu keluarga (Nomor Kartu Keluarga sama) yang sama-sama PPNPN, maka data keluarga yang perlu diisi lengkap hanya satu PPNPN saja (contoh: suami), sedangkan PPNPN yang lain (istri/anak) dibuat status perkawinannya 1000 (tidak kawin) karena datanya sudah ada di data keluarga suami;

Pada kolom NPWP terdapat validasi 3 digit kode KPP pada NPWP digit ke 10-12. Untuk pegawai yang tidak mempunyai NPWP silahkan kode NPWP silahkan kolom NPWP diisi angka 0 dengan digit ke 10-12 diisi kode KPP NPWP bendahara kantor contoh : 000000000005000;

Pada field data rekening PPNPN, kolom kode swift dan dan kode iBan hanya perlu diisi oleh PPNPN yang mempunyai rekening di bank asing.

Input Status Kawin Untuk PTKP

  1. Dari Menu PPNPN » Input Data » Status Kawin Untuk PTKP.
    ppnpn
  2. Pada kotak dialog Status Kawin Awal Tahun, klik tombol Update untuk memunculkan data PPNPN yang baru direkam, kemudian klik Simpan.
    ppnpn
  3. Jika sudah, kemudian Keluar.

Input Nomor Urut PPNPN

  1. Langkah selanjutnya adalah Input Nomor Urut PPNPN. Dari Menu PPNPN » Input Data » Nomor Urut PPNPN.
    ppnpn
  2. Pada kotak dialog No Urut PPNPN akan terlihat nama PPNPN yang baru direkam. Status yang berwarna merah artinya belum mendapatkan nomor urut. Klik tombol Cek » Urutkan, kemudian Simpan dan Keluar
    ppnpn
  3. Kemudian klik OK untuk menyimpan.
    ppnpn

Input RUH Potongan DPP

  1. Dari Menu PPNPN » Input Data » RUH Potongan DPP.
    ppnpn
  2. Pada kotak dialog Perekaman Potongan Penghasilan Perbulan, pilih Bulan yang akan dipotong terlebih dahulu, kemudian isi potongan pada kolom berwarna ungu.
    ppnpn
  3. Setelah selesai, klik Simpan.

Sampai tahap ini, proses perekaman data PPNPN pada Aplikasi SAS telah selesai. .

Silahkan di share, semoga bermanfaat.. 🙂

SHARE
Berbagi informasi tentang mekanisme pencairan dana APBN bagi penulis dan juga tentunya bagi seluruh satuan kerja di Indonesia. Baca : Disclaimer!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here