Cara Buat SPM GUP Nihil Dan PTUP Akhir Tahun Anggaran

Cara Buat SPM GUP Nihil Dan PTUP Akhir Tahun Anggaran

Cara Buat SPM GUP Nihil Dan PTUP Akhir Tahun Anggaran | portalkppn.com – Walaupun telat, semoga masih bisa membantu. Ternyata banyak yang masih bertanya bagaimana cara membuat SPM GUP Nihil/PTUP yang benar.

Oleh karena itu akhirnya saya buat tutorial tentang Cara Buat SPM GUP Nihil Dan PTUP Akhir Tahun Anggaran.

Cara membuat SPM GUP Nihil maupun Pertanggungjawaban TUP (PTUP) pada akhir tahun anggaran memang sedikit berbeda dari biasanya. Apalagi jika SPM-nya dibuat setelah melewati tahun anggaran.

Oleh karena itu, mari kita lihat cara membuat SPM GUP Nihil/PTUP dan hal-hal yang harus diperhatikan berikut ini.

Hal Yang Harus Diperhatikan

  • Karena telah lewat Tahun Anggaran, untuk menghindari SP2D GUP Nihil ataupun Pertanggungjawaban TUP (PTUP) temen-temen satker di Void oleh KPPN, pastikan tanggal SPM-nya adalah 31 Desember 2016;
  • Pastikan Sifat Pembayaran SPM GUP Nihil » 3 (Penggantian UP);
  • Pastikan Sifat Pembayaran SPM PTUP » 6 (Pertanggungjawaban TUP).

Batas Pengajuan ke KPPN

Sesuai PER-44/PB/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara Pada Akhir Tahun Anggaran 2016,

  1. SPM GUP Nihil diajukan ke KPPN paling lambat tanggal 6 Januari 2017;
  2. SPM PTUP diajukan ke KPPN paling lambat 30 hari sejak tanggal SP2D TUP, dan selambat-lambatnya tanggal 6 Januari 2017;

Setelah SPAN, pada SPM GUP Nihil/PTUP, “Kepada”-nya yang seharusnya adalah ditujukan ke Bendahara Pengeluaran (Tipe supplier : 1 Satker), bukan kepada Bendahara Umum Negara Untuk Dibukukan Seperlunya, karena tidak ada tipe supplier untuk Bendahara Umum Negara.

Baca Juga : Mengenal Tipe-Tipe Supplier Pada Aplikasi SAS.

Contoh SPM GUP Nihil/PTUP

Cara Buat SPM GUP Nihil/PTUP Akhir Tahun Anggaran

Baca Juga:

    Demikian cara membuat SPM GUP Nihil maupun Pertanggungjawaban TUP (PTUP), semoga bermanfaat..

    Jangan lupa like & share.. 🙂

    About PortalKPPN 140 Articles
    Berbagi informasi tentang mekanisme pencairan dana APBN bagi penulis dan juga tentunya bagi seluruh satuan kerja di Indonesia. Baca : Disclaimer!

    2 Comments

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.


    *