Cara Membuat SPM Dummy

Pada dasarnya cara membuat SPM Dummy sama dengan halnya membuat SPM lain. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatannya.

Berikut ini cara membuat SPM Dummy.

  1. Sebaiknya gunakan Aplikasi SAS versi terbaru;
  2. Pada saat pengisian data supplier, pastikan telah melihat data supplier yang telah terdaftar pada SPAN untuk mengecek apakah supplier yang akan direkam sudah terdaftar pada SPAN atau belum;
    Lihat Cara cek data supplier di OM SPAN.
  3. Nomor dan tanggal SPM sesuai dengan nomor dan tanggal perekaman. Artinya jangan menggunakan nomor SPM yang sudah/pernah dipakai;
  4. Akun bebas, namun sebaiknya tidak memakai akun 51 untuk menghindari rekon gaji;
  5. Nilai SPM Rp. 1,- (satu rupiah) untuk masing-masing rekening penerima yang diretur. Misalnya rekening terlampir ada 7 penerima, maka nilai SPM menjadi Rp. 7,- (tujuh rupiah);
  6. SPM harus dibuat secara Non Kontraktual;
  7. Uraian SPM “Penyelesaian retur SP2D nomor ….. tanggal …..”;
  8. ADK SPM tetap harus diinject PIN-PPSPM;
  9. SPM harus dihapus dari Aplikasi SAS setelah proses penyelesaian retur berhasil;

Dalam hal informasi rekening yang baru telah terdaftar di KPPN lain dengan rincian/isian data yang berbeda (diketahui setelah proses pendaftaran suplier), satker membuat SPM dummy dengan detail sama pada data suplier yang telah terdaftar pada KPPN lain. Dalam hal terjadi perbedaan data suplier seperti dimaksud, namun meyakini kebenaran data suplier yang baru, maka satker membuat permintaan perubahan supplier seperti format pada Lampiran V perdirjen nomor PER-30/PB/2014.

Demikian semoga bermanfaat..

Jangan lupa like & Share.. :)

http://omkepo.com


Berita | Informasi | Menarik
Baca Selengkapnya >>

Hak Cipta © 2014 Portal KPPN. All rights Reserved.