Modul Belanja Pegawai (Bagian II)

KEKURANGAN GAJI

Dalam hal terdapat perubahan besaran salah satu atau lebih dalam komponen gaji yang tidak dapat dibayarkan tepat pada waktunya, diberikan selisih pembayaran sebagai kekurangan gaji yang dibuatkan dalam daftar yang terpisah dari daftar gaji induk.

Yang dimaksud dengan kekurangan gaji adalah selisih pembayaran gaji seseorang pegawai negeri karena adanya perubahan besaran salah satu atau lebih dalam komponen gaji yang tidak dapat dibayarkan tepat pada pada waktunya sesuai dengan berlakunya perubahan besaran komponen penghasilan tersebut.

Kenaikan besaran komponen gaji sebagai akibat surat penetapan/keputusan seperti kenaikan pangkat, gaji berkala, penyesuaian harga beras, dan lain-lain.


Ketentuan yang menyangkut pembayaran kekurangan gaji sebagai berikut :
  • Disusun dalam suatu daftar tersendiri/terpisah dari gaji induk yang berisi pegawai yang berhak atas pembayaran kekurangan gaji pada satuan kerja bersangkutan dengan perhitungan selisih antara penghasilan yang seharusnya diterima dengan penghasilan yang telah dibayarkan.
  • Komponen daftar kekurangan gaji meliputi nama, NIP, pangkat/golongan, status pegawai, tanggal lahir, jumlah tanggungan, pegawai bersangkutan serta perhitungan penghasilan gaji secara lengkap pada lajur-lajur daftar gaji beserta potongan-potongannya.
  • Kekurangan gaji pada dasarnya dapat dibayarkan walaupun perubahan besaran komponen gaji yang menyebabkan timbulnya kekurangan gaji belum dibayarkan dalam gaji induk. Namun demikian agar kekurangan gaji tersebut dapat diproses secara otomatis menggunakan aplikasi belanja pegawai, maka perubahan besaran komponen gaji yang menyebabkan timbulnya kekurangan gaji tersebut harus telah diproses dalam daftar gaji induk agar diperoleh data gaji dengan besaran komponen gaji yang lama dan data gaji dengan besaran komponen gaji yang baru.
  • Dalam hal tunjangan pangan diberikan dalam bentuk natura, maka pada kekurangan gaji tunjangan pangannya diberikan dalam bentuk uang.
  • Pembayaran kekurangan juga berlaku untuk Uang Duka Wafat/tewas,Gaji Terusan dan Gaji Bulan Ketigabelas.

Contoh Kasus:

Seorang PNS telah menerima SK Pensiun berlaku TMT 1 April 2013. Pada bulan Maret 2013 diterbitkan Peraturan Pemerintah tentang kenaikan gaji pokok dan pensiun yang berlaku mulai bulan Januari 2013. Setelah diterbitkan SKPP dan telah dibayarkan pensiun pertamanya pada bulan April 2012.

Dalam hal demikian, hak atas kekurangan gaji karena kenaikan gaji pokok mulai bulan Januari s.d. Maret 2013 harus dibayarkan melalui KPPN dan dilakukan perbaikan/ralat atas SKPP yang telah diterbitkan.


GAJI TERUSAN

Yang dimaksud dengan gaji terusan adalah gaji yang dibayarkan kepada ahli waris dari pegawai yang meninggal dunia sebesar penghasilan terakhir selama beberapa bulan berturut-turut.


Ketentuan-ketentuan yang menyangkut pembayaran gaji terusan adalah sebagai berikut :
  1. Pemberian gaji terusan untuk PNS:
    • PNS yang meninggal dunia biasa, diberikan gaji terusan selama 4 (empat) bulan;
    • PNS yang meninggal dunia karena tewas dalam dinas dan telah mendapat persetujuan BKN, diberikan gaji terusan selama 6 (enam) bulan.
  2. Pemberian gaji terusan untuk Anggota TNI/Polri:
    • Anggota TNI/Polri yang meninggal dunia biasa, diberikan gaji terusan selama 6 (enam) bulan;
    • Anggota TNI/Polri yang meninggal dunia karena tewas dalam tugas operasional yang ditetapkan dengan SK Kapolri/Panglima TNI diberikan gaji terusan selama 12 (dua belas) bulan;
    • Anggota TNI/Polri yang memiliki tanda penghargaan berupa Satya Lencana berdasarkan Keputusan Presiden diberikan gaji terusan selama 12 (dua belas) bulan;
    • Anggota TNI/Polri yang gugur dalam melaksanakan tugas negara dan ditetapkan dengan Keputusan Presiden sebagai Pahlawan Nasional, kepadanya diberikan gaji terusan selama 18 (delapan belas) bulan.
  3. Gaji terusan dibayarkan setiap tanggal satu bulan berkenaan atau tanggal berikutnya apabila tanggal 1 adalah hari libur dan diajukan bersamaan gaji induk;
  4. Gaji terusan dibayarkan pada bulan berikutnya sejak suami/istri dari janda/duda tersebut meninggal dunia;
  5. Disusun dalam suatu daftar tersendiri/terpisah dari gaji induk yang berisi pegawai yang berhak atas pembayaran gaji terusan pada satuan kerja dengan tambahan penjelasan:
    • pada baris nama pegawai yang dimintakan gaji terusan supaya diberi catatan “Meninggal dunia tanggal.......”;
    • dalam lajur tanda tangan supaya dicantumkan nama lengkap ahli waris yang menerima terusan penghasilan.
  6. Potongan iuran wajib dalam gaji terusan hanya untuk iuran wajib asuransi kesehatan sebesar 2%;
  7. Terusan penghasilan belanja pegawai tidak dibayarkan apabila tidak ada keluarga pegawai yang berhak memperoleh pensiun janda/duda/anak/orang tua;
  8. Dalam hal Anggota Polri meninggal dunia pada saat gaji induknya telah diterbitkan SP2D sebelum jatuh tempo pembayaran gaji induk, pembayaran gaji induk dianggap sebagai pembayaran gaji/penghasilan terusan pertama;
  9. Pembayaran Gaji/Penghasilan Terusan dibayarkan sesuai haknya meskipun Surat Keputusan Pensiun Janda/Duda/Anak/Orang Tua telah diterima oleh ahli waris.
  10. Pembayaran Gaji/Penghasilan Terusan dihentikan setelah haknya selesai dibayarkan meskipun Surat Keputusan Pensiun Janda/Duda/Anak/Orang Tua belum diterima oleh ahli waris.
Contoh Kasus:
  1. Rudy Wiryawandi adalah PNS yang akan memasuki usia pensiun pada tanggal 1 Januari 2012. Pada bulan November 2011 SK pensiun telah diterbitkan dan diterima oleh yang bersangkutan dan ditindaklanjuti dengan penerbitan SKPP Pensiun setelah gaji Bulan Desember 2011 dibayarkan. Pada tanggal 31 Desember 2011 PNS tersebut meninggal dunia pada saat mendaki gunung Bromo untuk merayakan malam tahun baru.
    Dalam hal demikian, maka SK Pensiun yang telah diterbitkan harus dibatalkan untuk diganti dengan SK Pensiun Janda/Duda. Kepada ahli waris yang bersangkutan berhak dibayarkan uang duka wafat dan gaji terusan selama 4 bulan berturut-turut. Selanjutnya setelah uang duka wafat dan gaji terusan selesai dibayarkan harus diterbitkan SKPP yang baru sebagai salah satu dokumen untuk pembayaran pensiun janda/dudanya melalui PT Taspen (Persero).

  2. Seorang Anggota TNI meninggal pada bulan November 2011. Kepada yang bersangkutan telah dibayarkan gaji terusan mulai bulan Desember 2011 sampai dengan bulan Mei 2012. Pada bulan Maret 2012 diterbitkan Peraturan Pemerintah tentang kenaikan gaji pokok dan Pensiun berlaku mulai bulan Januari 2012.
    Dalam hal demikian, maka terdapat hak kekurangan gaji terusan mulai bulan Januari s.d. Mei 2012 yang harus dibayarkan.

Modul Belanja Pegawai (Bagian III)



Silahkan di share, semoga bermanfaat.. :)


Hak Cipta © 2014 Portal KPPN. All rights Reserved.