10 Perilaku Utama Nilai-Nilai Kementerian Keuangan

Nilai-Nilai Kementerian Keuangan sebagaimana dimaksud dalam KMK-312/KMK.01/2011 tanggal 12 September 2011 dijabarkan dalam :

10 Perilaku Utama dan Panduan Perilaku utama Nilai-Nilai Kementerian Keuangan.


PRILAKU UTAMA PANDUAN PRILAKU UTAMA
INTEGRITAS
1. Bersikap jujur, tulus dan dapat dipercaya.
  • Berpikir/berbicara/berbuat kebenaran meskipun tidak populer.
  • Berani mengemukaan hal yang sebenarnya berdasarkan fakta.
  • Bertindak sesuai aturan meskipun tidak diawasi.
  • Terbuka atas setiap masukan atau koreksi perbaikan.
  • Memegang teguh janji/amanah yang diberikan.
2. Menjaga martabat dan tidak melakukan hal-hal tercela.
  • Tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun.
  • Transparan dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan.
  • Tidak melakukan pertemuan informal dengan pihak yang patut diduga mempunyai kepentingan.
  • Menjunjung tinggi kode etik perusahaan dan profesi.
  • Tidak kompromistis/mengkondisikan keadaan untuk memperoleh keuntungan.
PROFESIONALISME
3. Mempunyai keahlian dan pengetahuan yang luas.
  • Senantiasa meningkatkan kompetensi diri.
  • Bekerja sesuai dengan tugas/fungsi dan profesi/jabatannya.
  • Menyelesaikan pekerjaan dengan efektif dan efisien.
  • Bekerja berorientasi pada outcome (dampak) bukan hanya output.
4. Bekerja dengan hati.
  • Terbuka atas pendapat dan masukan dari pihak lain.
  • Senantiasa menunjukkan antusiasme dan semangat bekerja yang tinggi.
  • Berpikir, bertindak positif serta tulus ikhlas dalam menyelesaikan pekerjaan.
SINERGI
5. Memiliki sangka baik, saling percaya dan menghormati.
  • Mengutamakan kerjasama untuk mencapai hasil kerja terbaik.
  • Menghargai dan menerima masukan, pendapat dan gagasan dari orang lain.
6. Menemukan dan melaksanakan solusi terbaik.
  • Mengidentifikasi permasalahan dengan jelas & memberikan solusi terbaik.
  • Melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
  • Menunjukkan komitmen terhadap keputusan bersama dan implementasinya.
PELAYANAN
7. Melayani dengan berorientasi pada kepuasan pemangku kepentingan.
  • Menunjukkan kepedulian, ramah dan santun dalam memberikan pelayanan.
  • Memberikan pelayanan yang melebihi harapan (beyond expectation).
  • Selalu siap untuk melayani sesuai dengan standar layanan.
  • Mengarahkan kepada pihak yang lebih kompeten bila diri sendiri tidak memahami permasalahan.
8. Bersikap proaktif dan cepat tanggap.
  • Mempunyai inisiatif untuk menggali kebutuhan layanan.
  • Memberikan pelayanan sesuai dengan target waktu yang ditetapkan.
  • Cekatan atau tanggap dalam menyelesaikan permasalahan.
KESEMPURNAAN
9. Melakukan perbaikan terus menerus.
  • Mereview atau mengevaluasi hasil kerja dan mengajukan usulan perbaikannya.
  • Menunjukkan inisiatif untuk mengidentifikasi peluang perbaikan yang dapat memberikan nilai tambah.
  • Terbuka kepada usulan perbaikan.
10. Mengembangkan inovasi dan kreativitas.
  • Melakukan terobosan-terobosan untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik.
  • Berani mengemukakan gagasan/pendapat positif yang berbeda dan bernilai tambah demi kemajuan perusahaan.
  • Mencari dan mengembangkan ide, pemikiran dan cara-cara baru serta mengimplementasikannya untuk mempermudah pekerjaan guna menghasilkan kinerja yang lebih baik.

Penerapan Nilai-Nilai Kementerian Keuangan Dalam Kantor

Aktivitas ini adalah level tertinggi dalam proses pembelajaran, dengan tujuan terimplementasikannya perilaku-perilaku yang mencerminkan nilai-nilai tersebut dalam lingkungan kerja.

Contoh kegiatannya antara lain :
  • Penerapan disiplin dalam waktu;
  • Penerapan disiplin dalam berpakaian, memakai seragam yang sudah ditentukan;
  • Penerapan "5 Must" :
    • One day one information (satu hari satu informasi);
    • two minutes before schedule (hadir dua menit sebelum jadwdal);
    • 3S (Senyum, Salam, Sapa) dan tiga kali salam dalam sehari;
    • PDCA (plan, do, check, action);
    • 5R (ringkas, rapi, resik, rawat, rajin).

Contoh inventarisasi prilaku

STOP START CONTINUE
INTEGRITAS
Melakukan komunikasi informal di luar kedinasan dengan pihak ketiga atau yang dilayani Melaporkan setiap usaha pemberian dari pihak ketiga yang patut diduga sebagai gratifikasi kepada atasan langsung Tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun.
PROFESIONALISME
"Tujuh Kosong Lima"
  • Terus mempelajari ilmu & pengetahuan yang mendukung pelaksanaan tugas.
  • Two minutes before schedule
  • 5R (ringkas, rapi, resik, rawat, rajin)
Melakukan yang terbaik sesuai dengan penugasan
SINERGI
Saling melempar tanggung jawab penyelesaian pekerjaan Jalin komunikasi dan diskusi antar unit organisasi secara intens. Saling menghargai otoritas masing-masing unit organisasi
PELAYANAN
Bermuka masam pada saat menjalankan tugas. 3S (Senyum, Sapa, Salam)
KESEMPURNAAN
  • Meminta ijin setiap kali akan mengemukakan pendapat atau komentar
  • Mencemooh orang yang menyampaikan pendapat atau komentar
Memberi apresiasi kepada setiap pegawai yang menyampaikan pendapat Memberi hak yang sama untuk mengemukakan pendapat

Baca Juga : Nilai-Nilai Kementerian Keuangan Pada Ditjen Perbendaharaan.


Jangan lupa like & share.. :)

Hak Cipta © 2014 Portal KPPN. All rights reserved.